Membaca berasal dari
kata dasar baca yang artinya memahami arti tulisan. Membaca adalah salah satu proses yang sangat penting
untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca, manusia dapat
dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang ini. Sebab hidup manusia sangat
bergantung pada ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Dan untuk mendapatkan ilmu
pengetahuan itu, salah satunya dengan cara membaca.
Di zaman sekarang ini, nampaknya sebagian besar pelajar
kurang memiliki minat membaca, terutama membaca buku pelajaran. Ini diakibatkan
oleh karena sebagian pelajar tidak memiliki metode dalam membaca, sehingga pada
saat membaca timbul rasa malas, bosan, dan mengatuk. Simak deh tip-tip di bawah
ini supaya tercipta suasana membaca yang menyenangkan.
Persiapan
Sebelum Membaca
1. Pilihlah waktu
yang menurut kita sesuai untuk membaca. Waktu yang sesuai disini adalah waktu
dimana tidak terdapat gangguan, baik dari luar maupun dari dalam diri kita.
Waktu yang sesuai disini hanya kita sendiri yang tahu kapan. Namun, sebagain
besar orang percaya bahwa waktu yang baik untuk membaca, khususnya buku
pelajaran, adalah di pagi hari.
2. Pilihlah tempat
dan suasana yang sesuai untuk membaca, yaitu tempat yang terang, sejuk, bersih,
nyaman, tenang dan rapih menurut kita sendiri.
3. Pastikan posisi
membaca kita adalah posisi yang benar. Posisi yang benar pada waktu membaca
adalah duduk dengan posisi badan tegak, tidak bungkuk, dan pastikan jarak
antara buku dengan mata kita kurang lebih 30cm.
4. Siapkan juga hal-hal yang biasanya membantu
kita dalam membaca, seperti pensil atau spidol.
5. Ada baiknya sebelum belajar kita berdoa
terlebih dahulu sesuai dengan kepercayaan masing-masing supaya ilmu yang kita
dapat bermanfaat.
Berbagai Jenis
Membaca
Terdapat 3 cara umum
membaca di dalam kehidupan sehari-hari dilihat dari apa tujuan proses membaca
tersebut.
1. Membaca sebagai hiburan tanpa perlu memeras
otak terlalu keras. Bacaan yang mengandung unsur hiburan disini contohnya
novel, cerpen, komik, majalah ringan dll.
2. Membaca untuk memperoleh ilmu
pengetahuan yang tujuannya adalah mencari dan memahami ilmu yang terkandung
dalam bacaan tersebut.
3. Membaca kritis. Membaca disini
sama dengan membaca untuk mencari ilmu. Namun membaca disini diikuti oleh
proses menelaah isi bacaan tersebut, misalnya dengan pertanyaan-pertanyaan apa
itu?, mengapa bisa terjadi?, oleh siapa?, kapan?, dimana? dan bagaimana itu
bisa terjadi? Dalam membaca kritis, kita membuat bacaan sebagai lawan yang
harus dikalahkan dengan cara mengetahui dan memahami seluruh isinya.
Belajar dengan
menggunakan metode membaca kritis akan menjadi menyenangkan dan tidak
membosankan. Kita tidak hanya diminta untuk memahami isi bacaan tapi juga
diajak berpikir kreatif mengenai isi tersebut. Tertarik
dengan membaca kritis? Simak deh aturan main dalam membaca kritis di bawah ini
:
1. Melakukan survei isi buku. Langkah
awal yang harus kita lakukan adalah membaca terlebih dahulu bahan bacaan secara
sepintas pada bagian-bagian tertentu saja. Tujuannya adalah mendapatkan
gambaran umum mengenai bacaan tersebut.
Bagian-bagian yang perlu diperhatikan
adalah :
·
Paragraf
awal, paragaraf akhir dan juga beberapa paragraph di tengah.
·
Bagian
daftar isi, gambar-gambar, tabel dan grafik yang memiliki gambaran umum
mengenai bacaan tersebut.
·
Soal-soal
yang mungkin terdapat dalam bacaan tersebut.
2. Membuat pertanyaan.
Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya akan timbul pada saat kita melakukan survei.
Jika tidak terdapat pertanyaan, usahakan cari apa yang kita tidak mengerti,
minimal ada sebuah kata yang kita tidak tahu artinya dan beri tanda pada
bagian-bagian yang tidak dimengerti tersebut.
3.
Membaca. Merupakan langkah dominan dalam metode ini.
Membaca disini sebagai langkah untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan
yang timbul dalam proses survei. Baca dengan teliti dan seksama paragraf demi
paragraf, bagian demi bagian untuk menangkap pokok-pokok pikiran dari tiap
bagian. Usahakan jangan pindah bagian jika kita belum mengerti dan memahami
bagian tersebut.
4.
Evaluasi. Merupakan langkah dimana terdapat pertanyaan
apakah kita sudah menguasai bahan? Yakinkan bahwa kita sudah memahami bahan
bacaan tersebut. Jika belum, coba cari apa yang anda tidak mengerti dan temukan
jawabannya.
5. Meninjau
ulang. Merupakan langkah terakhir kita dalam membaca kritis. Cobalah kita tutup
dulu bukunya, kemudian pikirkan apa yang sudah didapat dari bacaan tersebut. Tuliskan hasil pikiran tersebut dalam
secarik kertas, dan bandingkan dengan apa yang terdapat pada buku bacaan.
Selamat Membaca!






0 komentar:
Posting Komentar