About us

Find Us On Facebook

Sponsor

Diberdayakan oleh Blogger.

Sponsor

Video Of Day

Flickr Images

RSS

Pengenalan Dini Kiat Menembus SPMB

URAIAN MATERI        :
Pemilihan jurusan di SMA bukanlah suatu akhir dari jenjang studi siswa, tetapi justru merupakan tahapan awal dari jenjang pendidikan selanjutnya. Rencana apa yang akan dilakukan setelah pengumuman kelulusan di SMA? suatu pertanyaan yang perlu direnungkan untuk masa depan mereka. Oleh karena itu materi bimbingan belajar ini lebih memberikan informasi mengenai SPMB. Materi tersebut diantaranya mengenai:

1.    Tinjauan umum jurusan di perguruan tinggi.
Pemilihan jurusan di kelas 3 akan memberikan dampak bagi masa depan siswa. Jurusan yang dipilih semasa SMA akan menjadi dasar bagi jurusan yang akan dituju di perguruan tinggi kelak. Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan tentang jurusan yang akan diambil di kelas 3 adalah pertimbangan mengenai jurusan apa yang akan diambil ketika di perguruan tinggi. Sebagai bahan masukan bagi siswa di sini terdapat bahan masukan bagi siswa mengenai garis besar jurusan-jurusan yang ada di perguruan tinggi.
Jurusan yang ada diperguruan tinggi terbagi atas 7 bidang keilmuan, yaitu :
  1. Ilmu-Ilmu Sains
Misalnya: Matematika, Fisika, Kimia, Bilogi, Farmasi, Astronomi, Geofisika, Meteorologi dll.
  1. Ilmu-Ilmu Kesehatan
Misalnya: Kedokteran Umum, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dll.
  1. Ilmu-Ilmu Teknologi
Misalnya: Tehnik Sipil, Tehnik Elektro, Tehnik Informatika, Tehnik Fisika, Tehnik KImia, Tehnik Geologi, Tehnik Industri, Tehnik Mesin, Tehnik Arsitektur, Tehnik Pertambangan, Tehnik Lingkungan, Tehnik Material, Tehnik Kelautan, Tehnik Perkapalan, Tehnik Penerbangan dll.
  1. Ilmu-Ilmu Pertanian
Misalnya: Ilmu Tanah, Agronomi, Perikanan, Peternakan, Pemulian Tanaman, Agrobisnis dll.
  1. Ilmu-iIlmu Sosial
Misalnya: Ekonomi, Manajemen, Hukum, Sospol, Psikologi dll.
  1. Ilmu-Ilmu Sastra dan Budaya
Misalnya: Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Sastra Jepang, Sastra Jerman, Antropologi dll.
  1. Ilmu Filsafat

2.    Kiat sukses menembus SPMB.
Sudah menjadi fakta bahwa setiap tahun tingkat persaingan untuk menembus SPMB semakin meningkat. Keberhasilan seseorang tidak lagi semata-mata hanya ditentukan oleh kesiapan akademik, akan tetapi faktor mental, pengetahuan, prosedur pendaftaran secara komputerisasi bahkan strategi jug aikut menentukan. Kenyataaan yang sering kita temukan adalah semisalnya si A lulus SPMB sementara si B tidak lulus, padahal B lebih pintar dari A semasa SMA. Mengapa hal tersebut bisa terjadi ? jawabannya ada dua kemungkinan yaitu kesalahan teknis/administratif atau salah strategi.
Kesalahan administratif akan berakibat fatal. Salah mengisi data berarti kalah sebelum “perang”. Sebab data-data tersebut harus diisi dengan benar dan hati-hati. Ikutilah semua petunjuk yang ada dalam buku paduan SPMB dan jangan percaya saran atau cara yang disampaikan oleh siapapun jika berbeda dengan apa yang akan diutarakan dalam buku panduan.
Strategi adalah rencana yang cermat dan efektif mengenai kegiatan, langkah dan metode untuk mencapai sasaran. Dengan demikian strategi merupakan faktor yang dominan dalam meraih sukses. Kesalahan strategi bisa meliputi strategi belajar atau strategi memilih jurusan dalam SPMB. Berikut ini akan dibahas mengenai strategi menjelang SPMB :
  1. Belajar secara efektif dan efisien
Cukup banyak metode belajar secara efektif dan efisein, misalnya cara membaca system SQ3R, yaitu Survey (penelitian pendahuluan), Question (membuat pertanyaan), Read (membaca), Recite (mengulang), dan Review (mempelajari kembali secara keseluruhan). Adapun langkah-langkah yang praktis yang dapat ditempuh oleh siswa dalam memantapkan materi yang telah diberikan di sekolah :
Langkah pertama      : Buatlah program belajar dalan kurun waktu sekarang sampai SPMB mendatang yang meliputi mata pelajaran yang akan diujikan pada tes. Belajarlah setiap hari dan bagi waktu yang ada untuk memantapkan teori dasar, menghafal rumus, dan mengerjakan soal-soal untuk setiap mata pelajaran. Kemudian buat ringkasan rumus-rumusnya. Pengendalian akan waktu adalah salah satu hal yang terpenting apabila kita ingin meraih kesuksesan. Ingat nasihat Ernest Dimnet : “Orang yang sangat sibuk senantiasa mempunyai waktu untuk melakukan apa saja dan orang dengan waktu terluang sangat banyak mempunyai waktu untuk tidak melakukan apa-apa. Ingat juga pendapat Harry Shaw, yang mengatakan bahwa, “Belajar menggunakan waktu merupakan suatu keterampilan yang memberikan keuntungan-keuntungan tidak hanya dalam studi, tetapi juga sepanjang hidup. Sesungguhnya, kemampuan memanfaatkan waktu secara efisien dapat menjadi satu prestasi terpenting dari seluruh hidup kita.” (Bachtiar, 2005). Materi yang diujikan pada SPMB mayoritas berasal dari materi pelajaran di kelas 2 SMA. Kondisi ini mengharuskan siswa sudah mulai menyiasati SPMB sejak dini.
Langkah kedua: Kerjakan soal-soal SPMB ditahun-tahun sebelumnya. Kerjakan dengan batas waktu tanpa melihat catatan, seolah-olah dalam keadaan tes yang sesungguhnya. Setelah selesai, periksa jawaban dengan kunci yang ada untuk mengkaji berapa persen jawaban yang benar. Jawaban yang salah atau kosong dikerjakan kembali, akan tetapi kalau masih terbentur jangan malu untuk bertanya kepada siapapun.
Langkah ketiga: Analisa soal-soal SPMB selama lima tahun terakhir kemudian kelompokkan soal-soalnya untuk mendapatkan data statistik materi dan tipe soal bagaimana yang paling sering muncul untuk setiap bidang studi. Atas dasar ini siswa dapat memperkirakan soal-soal yang lebih sering keluar dalam SPMB. Dengan kata lain cara belajar  akan tepat sasaran.

3.    Strategi memilih jurusan di PTN.

Inti dari strategi memilih jurusan di PTN adalah menentukan pilihan jurusan yang tingkat persaingannya sesuai dengan kemampuan akademik siswa. Hal yang dapat dilakukan siswa dalam memilih jurusan di PT yaitu dengan memprediksi klasifikasi jurusan, memprediksi tingkat kemampuan akademik dengan mengikuti try out dengan jumlah soal, tingkat kesulitan, waktu serta sistem penilaian yang sama dengan SPMB. Dengan mengikuti beberapa kali simulasi SPMB, siswa akan mengetahui nilai rata-rata yang diperoleh. Inilah yang menjadi acuan pemilihan jurusan. Cara yang terakhir yaitu kiat menentukan pilihan jurusan, memang menentukan pilihan jurusan menyangkut resiko berhasil atau gagal dan berkaitan dengan masa depan. Oleh sebab itu siswa harus menentukan sendiri keputusan yang diambil. Pilihan pertama SPMB sebaiknya mempunyai passing grade yang sama atau lebih kecil dari nilai rata-rata hasil tes simulasi SPMB siswa yang bersangkutan. Sedangkan pilihan kedua sekitar 7% hingga 10%.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar