Setelah mengetahui bagaimana
menyelesaikan konflik, kita juga dapat menggunakan keempat cara tersebut secara
bergantian, namun setiap orang biasanya memiliki kecenderungan pada cara
tertentu dalam penyelesaian konflik. Untuk yang memiliki skor seimbang di tiap
kelompok, berarti tidak memiliki kecenderungan tertentu. Ini bukan berarti
baik. Baik tidaknya penyelesaian masalah yang digunakan tergantung beberapa
kondisi yang ditemui.
Pilih gaya
yang mana, ini tipsnya:
a. Menghindar
b. Akomodasi
Tujuan dari cara ini adalah hubungan yang harmonis
dengan menempatkan kebutuhan dan pendapat orang lain di atas pendapat kita. Hal
ini paling baik digunakan saat masalah tersebut tidak terlalu penting dan ingin
di masa depan yang diinginkan lebih diperhatikan orang tersebut.
c. Memaksa
Agar kemauan kita terpenuhi meski mengorbankan
orang lain, kadang-kadang bisa menjadi pilihan yang baik dalam menyelesaikan
masalah.
d. Kompromi
Cara
ini membutuhkan pengorbanan dari kedua belah pihak. Sangat tepat bila digunakan
pada saat kita berada pada posisi yang sejajar dengan pihak lain, dan
dibutuhkan solusi yang segera sementara masalahnya sangat kompleks.
e. Kolaborasi
Ini adalah penyelesaian masalah “menang-menang”.
Semua pihak berusaha untuk dapat memenuhi semua kebutuhan orang yang
berkonflik. Ini dapat dilakukan bila keduanya terbuka dan jujur, mendengar
dengan baik sehingga mengerti perbedaan masing-masing, serta mengungkap
berbagai alternatif solusi yang menguntungkan semuanya. Menggunakan ini bila tidak
terkait dengan batas waktu penyelesaian dan masalahnya sangat penting sehingga
tidak dapat dikompromikan.






0 komentar:
Posting Komentar